Kau datang tiba - tiba Kau berikan warna dunia Kau buat takjub mata Dan kau cerahkan langit yang selimutiku
Takjub ku melihatmu Ingin ku simpan di hatiku Agar hati ini basah olehmu Agar hati ini tak haus akan kasih sayang Tentang seseorang
Tapi Kau seakan nyata di depanku Ketika ku di dekatmu, kau lenyap perlahan Tak lagi tampakkan warna Ini bukan mimpi atau dunia maya Kau hanyalah nafas alam Dapatkah kau basahi hati ini yang tlah lama tak tersiram?
Menjadi sebatang lilin Sungguh menakjubkan Ia kan temani dirimu dengan cahayanya Cahaya yang redup membuat hati tenang Tetes demi tetes ia mengerdil Mencapai puncak umurnya Tak terasa ia telah padam tak pelak menjadi datar olehnya
Ia adalah teman terbaik walau hidupnya hanya sedetik
Mengapa ku selalu memperhatikanmu? Sedangkan banyak hal yang mesti ku perhatikan Mengapa ku selalu memikirkanmu? Padahal ku sedang sibuk Mengapa ku selalu ingin melihat engkau tersenyum? Walau diriku sedang sakit Mengapa ku rindu padamu? Padahal ku melihatmu setiap hari Mengapa ku tak bisa berpaling darimu? Karena ku masih menyayangimu
Mengalir bagai air Terbelah pohon yang hijau Menggerakkan dedaunan Bagai sebuah melodi
Dia selalu memenuhi dunia. Mengembara Mencari sesuatu yang dapat dibawa Dia selalu dibutuhkan Ia membawa sesuatu. Sehabis dilewati Ia dapat menjadi monster jika tak imbang Dia dapat membawa diri Walau tak sesuai perkiraan
Ialah angin yang berhembus Tak kan pernah lelah ia memenuhi dunia
Kau tusuk diriku dari belakang
agar engkau bisa bersembunyi
Kau goreskan luka di hati
agar engkau tersenyum
Kau sembuhkan luka dengan air laut
agar engkau tertawa
Kau remas jantungku
agar engkau bisa minum darah
Kau buang hati ini biar membusuk
agar engkau berpaling dariku
Kau berdiri di atas tubuhku
agar kau bahagia
Kau hanyutkan tubuhku di sungai
agar kau lupakan aku
Kau kotori perasaan ini
dengan ucapan madu
Kau mainkan sulap di depanku
tapi kau meramu racun di belakangku
Ku hanya sebagai boneka usang
Kau yang tak peduli dengan penderitaan ini
Akhir bukanlah jalan buntu jika ada akhir pasti ada awal yang paling sulit bukan menerima akhir itu tapi memulai awal yang baru
Tenanglah pasti ada jalan keluar bagimu sulit menerima keadaan ini jalan masih panjang itu hanya tenbok yang perlu dilewati janganlah engkau lewat samping walau itu mudah itu hanya akan menyimpang tapi dakilah wlau itu sulit
Terpenting kau masih berada di jalan lurus jika sudah melalui rintangan jangan kau lupakan cara melewatinya ingatlah cara itu untuk rintangan didepan jagan diam ubahlah menjadi awal yang baik
Merpatiku sayang ku lihat kau murung tak terdengar nyanyianmu lagi bulumu yang seputih salju mulai tanggal kau slalu melihat angkasa ada apa di luar sana terlihat murung di sangkar kayu
jika merpatiku ingin terbang kan ku lepas dirimu jika hanya itu cara membahagiakan dirimu terbang bebas membelah mega membentangkan sayap seluas luasnya menghirup segarnya alam menjelajahi dunia luar bernyanyi dengan makhluk berbulu
setelah kau bebas engkau dapat datang padaku walau hanya sekedar minum hanya satu permohonanku walaupun aku pernah mengurungmu tapi jangan kau lupakan aku
Mengapa semuanya menjadi dingin mengapa pikiranku terasa berat badan ini terasa kaku semuanya terlihat berbeda apa yang terjadi sebenarnya
Ketika tidur mimpi buruk mengejarku menjeratku seakan tak boleh bangun seperti bernafsu membunuhku
Mengapa ini apakah ini dosaku apakah ini hasil dari semua perbuatanku sungguh tak berdaya tubuhku menangispun sulit berkatapun berat ku hanya bisa melihat mereka yang ceria menjalani hidup mungkin ini waktu terakhirku saat saat terakhir yang bisa ku nikmati
Hitam dan putih, berada diantaranya sungguh rumit tak tahu harus menjadi apa berjalan semampunya melangkahkan kaki dengan jantung berdetak kencang takut jatuh kesamping sungguh susah menjaganya
Tanpa ada keduanya hidup ini tak kan sempurna tanpa adanya salah satu maka yang satu tak kan pernah tercipta
Dia tau itu jalan lurus tapi terkadang ia lelah tak boleh dia memilih salah satu tak boleh ia terjatuh
Semuanya menggoda yang hitam menggodanya untuk sekarang yang putih menggodanya untuk esok jika memilih banyak orang yang menjauh penuh keseimbangan.. itulah hidup
Sejak pertama kali ku melihat dia ku tertarik padanya ingin memiliki namun waktu belum menerima
Ketika dia datang padaku ku buka pintu hati agar nyaman perasaan ini ku buka kedua tangan agar bisa memeluknya ku jauhkan pikiran buruk agar selalu menyayanginya semua itu ku lakukan untuk menerima dirinya
Saat saat bahagia itu saat saat lu bangga pada dirinya ku lakukan dengan ikhlas lu tak mau kehilangan ingatan
Mungkin waktu memang tak menyetujuinya ku kehilangan dirinya ku kehilangan rasa rasanya ini semua tak adil
Ku memang bodoh membiarkan drinya diambil orang tapi ku memang sudah tertarik padanya tak mungkin lepas perasaan ini
Walau dirinya tak utuh tak seperti dulu lagi ku kan menerimanya menyayanginya dengan sepenuh hati.....
Bulan tlah datang kembali hari istimewa muncul lagi dan umur bertambah sendiri yang tak kau sadari
Saatnya bahagia saatnya tertawa saatnya berdoa bersama teman tercinta tuk merayakan hari yang spesial
Ku slalu teringat hari ini ku berdoa tambahkanlah rizkinya tambahkanlah ilmunya dan kedewasaanya agar engkau bahagia dan berguna Ku hanya bisa mengatakan dari jauh
Satu tahun tlah kau lewati banyak perubahan disekelilingmu pada dirimu dan jalan yang kau pilih
Waktu terus berlalu sampai tinggal jasad yang tak berguna harta yang tak laku di sana hanya amal dan pahala yang dapat menolong
Hujan menghiasi hidupku tangis menjadi makananku kegelapan menyelimutiku
Dinginnya hatiku hampanya hariku tanpamu disisiku
Begitu sulit melupakan dirimu setelah kau tinggalkanku ku membisu ku mengalah tak berdaya menghadapi kenyataan bagai sang kepompong yang tak pernah menjadi kupu-kupu
Ketika sang surya tak lagi menampakkan keperkasaannya ketika sungai tak lagi mengalir ketika kegelapan menghampiriku ketika ku tak lagi merasakan kasih sayang dari sang kekasih
Aku hancur dari dalam jika ku bisa memutar waktu jika ku bisa pergi ke masa lalu kan ku perbaiki semua kesalahanku
Langit menangis padaku
menangis bersamaku
bersedih padaku
bersedih dengan hatiku
tak ada cahaya di langit
begitu juga aku
dalam kegelapan yang menyelimutiku
pepohonan menari
bagai menghiburku’
Slide 5
Kau kekasih terbaik
kau begitu sempurna
sedangkan aku
hanya orang yang sok tau
akan apa itu kehidupan
akan apa itu cinta
aku begitu kotor
aku berlumuran dosa
mungkin itu
yang membuat kita seperti ini
Disetiap waktu ku selalu teringat padamu membayangkan masa lalu kenangan bersamamu rindu… itulah isi hatiku ku rindu senyummu ku rindu suaramu ku rindu cintamu tak bisa aku hapus cintaku hapus kisahku atas dirimu sang bidadariku yang selalu dihatiku